Senin, 01 April 2013

Cara Kerja Flash Disk

Flash Disk adalah media penyimpan dari floppy driveB jenis lain yang umumnya mempunyai kapasitas memori 128 MB s/d 64 GB, biasanya untuk menyimpan file dalam bentuk musik, gambar, pdf, dll. Flash Disk biasa di pilih karena bentuknya yang kecil dan ringan di bandingkan Hard Disk. akan tetapi memory kapasitasnya tidak sebanyak Hard Disk. oleh karena itu Flash Disk biasa di gunakan untuk menyimpan data-data kecil seperti untuk persentasi atau tugas-tugas. 
    1 Konektor USB
    2 Perangkat Pengontrol Penyimpanan
    3 Poin Tes (Titik-titik Percobaan
    4 Chip Flash Memory
    5 Oscillator Kristal
    6 Lampu Indikator
    7 Write-Protect Switch
    8 Ruang untuk Flash memor ke 2
Cara Kerja

    1)    Konektor berfungsi untuk menghubungkan peripheral >> port USB >> SO.
    2) Pengontrol penyimpanan memory berfungsi mengontrol dan menyediakan penghubung ke alat Flash disk yang bertugas menjaga kesetabilan perangkat.
    3) Lalu Point test ini berkerja selama perangkat mengecek dan mengirimkan kode ke microprocessor.
    4) Setelah kita membuat file/folder kita akan menyimpannya di tempat yang sudah di sesuaikan. misal foto pada kamera digital.
    5) Perangkat ini menghasilkan 12 MHZ sinyal dari perangkat utama dan mengendalikan keluaran data perangkat sampai sebuah tahap penguncian..
    6) Lampu indikator pada Flash Disk berfungsi untuk menandai adanya transfer data atau adanya data yang dibaca dan data yang ditulis.
    7) Menandai apakah perangkat ada di dalam mode “write protection” atau tidak.
    8) Ruang kosong disediakan untuk tambahan satu flash memory, dan dapat digunakan untuk menyimpan data lebih banyak lagi sesuai dengan kebutuhan pengguna Flash Disk.

1 comments:

Posting Komentar

 
;